FTK UIN Alauddin Luncurkan Layanan Informasi Akademik Mahasiswa Berbasis Bot Telegram

  • 17 September 2021
  • 09:03 WITA
  • Administrator
  • Berita

Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Alauddin Makassar meluncurkan Layanan Informasi Akademik Mahasiswa (LAFISI) dengan berbasis bot Telegram, Selasa, 14 September 2021. 

Kasubag Akademik FTK UIN Alauddin Makassar, Nasirah, S. Kom, mengatakan LAFISI ini menggunakan aplikasi Telegram yang tersinkronisasi dengan Sistem Informasi Akademik (SIAKA). 

“Alhamdulillah tadi sudah dilakukan launching untuk layananan ini, selanjutnya akan dilakukan sosialisasi,” ujar Nasirah, Selasa. 

Sejumlah layanan informasi dan akademik yang tersedia melalui aplikasi ini, yakni informasi status akademik, status pembayaran UKT, jumlah SKS yang diprogram, jadwal mata kuliah, nilai IPS, dan IPK. 

Tak hanya mahasiswa, Nasirah menyebut layanan ini juga bisa diakses oleh orang tua atau wali mahasiswa karena tidak memerlukan login. 

“Layanan ini dapat digunakan oleh orang tua/wali mahasiswa yang ingin mengetahui perkembangan akademik anaknya,” jelasnya. 

Sementara itu Dekan FTK UIN Alauddin Makassar Dr H A Marjuni mengatakan layanan informasi akademik berbasis Bot Telegram dapat mendukung pelayanan mahasiswa di tengah pembelajaran online. 

"Ini kita harap memudahkan mahasiswa untuk mendaptkan layanan informasi akademik. Jadi semua dipastikan informasi yang berkaitan dengan akademik tersampaikan kepada mahasiswa," tuturnya. 

Untuk mengunakan layanan ini, terlebih dahulu menginstal aplikasi Telegram di PlayStore bagi pengguna android atau appStore bagi penguna iphone. 

Setelah berhasil menginstal, selanjutnya membuka aplikasi Telegram. Kemudian, pada menu pencarian ketik @LafisiBot. 

Setelah muncul hasil pencarian lalu kembali klik pada menu start. Selanjutnya, pilih layanan yang diinginkan.

Untuk diketahui, Telegram Bot ini merupakan sebuah singkatan dari robot atau sebagai mesin yang dapat menanggapi sebuah pesan user secara otomatis untuk layanan atau pekerjaan yang kalian inginkan. 
Aplikasi ini terinspirasi oleh kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence yang dapat melayani banyak fungsi. 

Bot Telegram sama saja seperti akun pribadi Telegram pada umumnya, pada akun bot tidak mempunyai nomor telefon dan digunakan oleh computer. Selain itu, bot hanya bisa merespon perintah sesuai dengan parameter yang telah ditentukan oleh admin bot. 

Untuk keamanan, Telegram telah mendukung sebuah dua lapisan enkripsi aman. Tiap obrolan di Telegram dienkripsi secara aman. 

Telegram memiliki Secret Chat yang bersifat end-to-end alias hanya bisa dilihat oleh pengguna, tidak tersimpan di server, langsung bisa dihapus sesuai pengaturan pengguna, dan tidak bisa di-forward. 

Bahkan pihak Telegram mengaku tidak bisa mengintip pesan milik pengguna. 

Selain itu juga Cloud Chats yang menawarkan penyimpanan cloud aman dan terdistribusi secara real-time. Enkripsi server-client Telegram digunakan pada Cloud Chats (obrolan pribadi dan grup). 

 sumber: 

https://uin-alauddin.ac.id/berita/detail/ftk-uin-alauddin-luncurkan-layanan-informasi-akademik-mahasiswa-berbasis-bot-telegram-0921