Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
pai.ftk.uin-alauddin.ac.id Portal Akademik Masuk
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Detail Berita
Mahasiswa UIN Alauddin Makassar Tampil di MTQ XXXIV Sulsel 2026 Cabang Hifzil Quran 30 Juz

Mahasiswa UIN Alauddin Makassar Tampil di MTQ XXXIV Sulsel 2026 Cabang Hifzil Quran 30 Juz

Maros 18 April 2026 – Kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026yang digelar di Kabupaten Maros tidak hanya melahirkan para juara, tetapi juga menghadirkan kisah perjuangan dan dedikasi para peserta dari berbagai daerah.

Salah satu peserta yang turut ambil bagian adalah Jazril Rakhmad Al-Ghazali, mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan di UIN Alauddin Makassar. Ia mengikuti cabang Hifzil Qur’an 30 juz kategori remaja pada ajang bergengsi tingkat provinsi tersebut.

Meskipun belum berhasil meraih juara, keikutsertaannya menjadi pencapaian yang patut diapresiasi. Menghafal 30 juz Al-Qur’an membutuhkan kesungguhan, konsistensi, serta kedisiplinan tinggi dalam menjaga hafalan. Proses panjang yang telah dilalui Jaril Rakhmad Al-Ghazali hingga mampu tampil di MTQ tingkat provinsi menunjukkan kualitas dan komitmennya dalam bidang keagamaan.

Penampilannya di arena lomba mencerminkan semangat generasi muda dalam mencintai Al-Qur’an serta menjadikannya sebagai pedoman hidup. Pengalaman berharga yang diperoleh selama mengikuti MTQ ini diharapkan dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan, baik dalam hafalan maupun pemahaman Al-Qur’an.

Pihak kampus UIN Alauddin Makassar turut memberikan apresiasi atas partisipasi mahasiswanya dalam ajang MTQ XXXIV ini. Mereka berharap keikutsertaan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk aktif berprestasi, tidak hanya di bidang akademik tetapi juga dalam syiar keagamaan.

MTQ XXXIV di Kabupaten Maros kembali menegaskan bahwa setiap peserta memiliki peran penting dalam membumikan Al-Qur’an. Baik yang meraih juara maupun belum, seluruh peserta tetap menjadi bagian dari upaya memperkuat nilai-nilai Qur’ani di tengah masyarakat.