Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
[email protected] Portal Akademik Masuk
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Detail Berita
Alumni PBA IAIN Alauddin Angkatan 1993 Dilantik sebagai Dirjen Pesantren Pertama Kemenag RI

Alumni PBA IAIN Alauddin Angkatan 1993 Dilantik sebagai Dirjen Pesantren Pertama Kemenag RI

Jakarta, 15 September 2026 — Kabar membanggakan datang dari keluarga besar Pendidikan Bahasa Arab (PBA) UIN Alauddin Makassar. Dr. H. Basnang Said, S.Ag., M.Ag., yang merupakan alumni Program Studi Pendidikan Bahasa Arab IAIN Alauddin Makassar angkatan tahun 1993, resmi dilantik sebagai Direktur Jenderal (Dirjen) Pesantren Kementerian Agama Republik Indonesia.


Pelantikan tersebut dilakukan oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, pada Selasa (15/9/2026) di Operation Room Kantor Pusat Kementerian Agama, Jakarta. Basnang Said menjadi Dirjen Pesantren pertama setelah Ditjen Pesantren ditetapkan sebagai satuan kerja baru setingkat eselon I di lingkungan Kementerian Agama.


Pembentukan Ditjen Pesantren merupakan bagian dari perubahan struktur organisasi Kementerian Agama berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2026 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 152 Tahun 2024 tentang Kementerian Agama. Perpres tersebut diterbitkan pada 27 Maret 2026 dan menempatkan Ditjen Pesantren sebagai bagian tersendiri dalam struktur organisasi Kementerian Agama.


Penguatan struktur tersebut kemudian ditindaklanjuti melalui Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 16 Tahun 2026 tentang Perubahan atas PMA Nomor 33 Tahun 2024 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Agama, yang diterbitkan pada 4 Agustus 2026.


Penetapan Basnang Said sebagai Dirjen Pesantren tertuang dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 114/TPA Tahun 2026 yang ditetapkan di Jakarta pada 10 September 2026.


Dalam arahannya, Menteri Agama Nasaruddin Umar meminta Basnang Said segera membangun tata kelola Ditjen Pesantren sekaligus memperkuat koordinasi dan kerja sama dengan berbagai unsur yang akan melengkapi struktur kelembagaan tersebut. Ditjen Pesantren juga diharapkan mampu membangun komunikasi dan silaturahmi yang kuat dengan berbagai pemangku kepentingan pesantren di seluruh Indonesia.


Menteri Agama menekankan pentingnya menghadirkan langkah-langkah positif dalam 100 hari pertama keberadaan Ditjen Pesantren.


«“Dalam tempo 100 hari pondok pesantren ini ada kejutan-kejutan positif yang Anda bisa lakukan, dan orang bisa merasakan, ‘Oh ini bedanya dulu dan sekarang’,” ujar Menteri Agama di Jakarta, Selasa (15/9/2026).»


Alumni PBA yang Mengukir Kiprah Nasional


Pelantikan Dr. H. Basnang Said, S.Ag., M.Ag. memiliki makna tersendiri bagi keluarga besar Program Studi Pendidikan Bahasa Arab UIN Alauddin Makassar. Sebelum menjadi bagian dari perjalanan panjang kariernya di dunia pendidikan dan pemerintahan, Basnang Said merupakan mahasiswa PBA IAIN Alauddin Makassar angkatan tahun 1993.


Kiprah tersebut menjadi salah satu bukti bahwa pendidikan Bahasa Arab tidak hanya berkontribusi dalam mencetak pendidik dan akademisi, tetapi juga melahirkan alumni yang mampu mengambil peran strategis dalam pembangunan pendidikan keagamaan dan kelembagaan nasional.


Bagi Prodi PBA UIN Alauddin Makassar, capaian Dr. H. Basnang Said menjadi sumber kebanggaan sekaligus inspirasi bagi mahasiswa dan alumni. Perjalanan beliau menunjukkan bahwa kompetensi keilmuan, pengalaman, integritas, serta pengabdian yang dibangun sejak masa pendidikan dapat menjadi modal untuk berkontribusi pada tingkat nasional.


Prodi PBA UIN Alauddin Makassar menyampaikan selamat dan sukses atas pelantikan Dr. H. Basnang Said, S.Ag., M.Ag. sebagai Direktur Jenderal Pesantren Kementerian Agama RI. Semoga amanah dalam mengemban tugas, mampu membangun tata kelola Ditjen Pesantren yang semakin kuat, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pesantren dan pendidikan keagamaan di Indonesia.


Keluarga besar PBA UIN Alauddin Makassar turut bangga. Dari PBA IAIN Alauddin, mengabdi untuk pendidikan dan pesantren Indonesia.