Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
[email protected] Portal Akademik Masuk
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Detail Berita
Implementasi Kerja Sama, Prodi PBI FTK UIN Alauddin Makassar Laksanakan Pengabdian di SMP Tahfidz Mutiara Al Akbar

Implementasi Kerja Sama, Prodi PBI FTK UIN Alauddin Makassar Laksanakan Pengabdian di SMP Tahfidz Mutiara Al Akbar

Makassar – Program Studi (Prodi) Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Alauddin Makassarmelaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di SMP Tahfidz Mutiara Al Akbar (STAMA). Kegiatan ini menjadi wujud kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan di bawah naungan Yayasan Mutiara Al Akbar Nusantara dalam memperkuat kualitas pembelajaran serta pembinaan karakter santri.

SMP Tahfidz Mutiara Al Akbar dipimpin oleh Dr. Wa Ode Ellistrika Permatasari, S.Keb., Sp.A., M.Kes., dengan founder yayasan Andi Kaharuddin Bahar, S.IP., M.Hum., serta kepala sekolah Nur Ali Akbar. Sekolah ini juga meraih penghargaan Most Recommended School Awards Winner 2026 dari Best Awards ASEAN dan dikenal sebagai pelopor integrasi pendidikan tahfidz dan akademik dalam melahirkan generasi berilmu, berakhlak, dan berkarakter Qurani.

Kegiatan pengabdian dilaksanakan selama tiga minggu pada November 2025 melibatkan tiga mahasiswa kelas A angkatan 2022, yakni Dzulqarnain Rahmat Lillalamin, Hikma Patika Sari, dan Fadila Jafar. Selain menjalankan penelitian akademik, ketiganya turut berperan sebagai mentor dalam persiapan Global Model United Nations (MUN) di Yogyakarta yang dijadwalkan berlangsung pada 2–4 Januari 2026, sekaligus mendampingi santri dalam berbagai aktivitas sekolah. Pendampingan meliputi kegiatan tahfidz setelah salat Subuh dan Asar, bimbingan belajar bahasa Inggris, keterlibatan dalam penerimaan rapor, serta partisipasi dalam peringatan Hari Guru. Kehadiran mahasiswa dinilai mampu menghadirkan semangat baru bagi santri untuk meningkatkan kemampuan akademik dan motivasi belajar.

Salah satu santri, Zulpa, mengungkapkan rasa senangnya mengikuti pembelajaran bersama para mahasiswa.

“Terima kasih ustaz dan ustazah sudah datang ke sekolah kami. Belajar bersama kalian sangat seru dan mudah dipahami.”

Hal serupa disampaikan Adwa yang merasa semakin termotivasi meningkatkan kemampuan bahasa Inggrisnya.

“Saya sangat termotivasi dan semakin ingin meningkatkan kemampuan bahasa Inggris saya.”

Dzulqarnain berharap kegiatan pengabdian ini memberi dampak jangka panjang bagi perkembangan santri.

“Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar. Semoga adik-adik santri dapat mengamalkan ilmu dengan baik, karena ilmu tanpa adab tidak akan bermanfaat. Sangat menyenangkan bisa belajar dan berbagi bersama mereka.”

Melalui program ini, sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan tahfidz diharapkan terus berlanjut guna mendukung peningkatan mutu pendidikan, pembentukan karakter, serta penguatan nilai spiritual generasi muda.

Penulis: Hikma Patika Sari