Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
[email protected] Portal Akademik Masuk
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Detail Berita
Mahasiswa PBI FTK UIN Alauddin Makassar Dampingi Penerimaan Rapor Santri SMP Tahfidz Mutiara Al-Akbar

Mahasiswa PBI FTK UIN Alauddin Makassar Dampingi Penerimaan Rapor Santri SMP Tahfidz Mutiara Al-Akbar

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI), Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar, turut mendampingi kegiatan penerimaan rapor santri SMP Tahfidz Mutiara Al Akbar (STAMA) yang berlangsung dengan tertib, khidmat, dan penuh kebersamaan. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian pengabdian masyarakat yang dilaksanakan mahasiswa selama berada di lingkungan pesantren.

Acara diawali dengan sambutan Penasehat Yayasan, Prof. Dr. Muhammad Hayim, M.Si., yang kemudian dilanjutkan oleh Ketua Yayasan, Dr. Wa Ode Ellistrika Permatasari, S.Keb., Sp.A., M.Kes., serta Founder Yayasan, Andi Kaharuddin Bahar, S.IP., M.Hum. Sambutan juga disampaikan oleh Kepala Sekolah SMP Tahfidz Mutiara Al Akbar, Nur Ali Akbar.

Momentum penerimaan rapor semakin semarak dengan berbagai penampilan santri, seperti tazmi Al-Qur’an, drama edukatif, pembacaan puisi, serta pemberian penghargaan kepada santri dan santriwati berprestasi. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pemberian apresiasi berupa cenderamata kepada mahasiswa yang telah menyelesaikan masa pengabdian di SMP Tahfidz Mutiara Al Akbar. Acara tersebut turut dihadiri oleh Ketua Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris UIN Alauddin Makassar, Dr. Sitti Nurpahmi, S.Pd., M.Pd.

Selama masa pengabdian, mahasiswa PBI berperan aktif dalam berbagai kegiatan, antara lain mendampingi santri dalam latihan pembelajaran, membantu kegiatan akademik dan nonakademik, serta berpartisipasi dalam menjaga kebersihan lingkungan dengan membersihkan asrama santri. Peran tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian mahasiswa terhadap pembinaan karakter, kedisiplinan, serta kenyamanan lingkungan belajar santri.

Penerimaan rapor ini tidak hanya menjadi momen evaluasi hasil belajar santri, tetapi juga menjadi wujud sinergi antara sekolah, yayasan, orang tua, dan perguruan tinggi dalam membentuk generasi Qurani yang berilmu, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Salah satu wali santri menyampaikan rasa bangganya terhadap prestasi para santri. “Masya Allah, saya sangat bangga dengan mereka semua. Mereka tidak hanya berprestasi, tetapi juga merupakan para penghafal Al-Qur’an dan peraih juara olimpiade,” ujarnya.

Sementara itu, Fadila Jafar, salah satu mahasiswa PBI yang mengikuti kegiatan pengabdian, mengungkapkan kesannya. “Kegiatan pengabdian ini sangat berkesan bagi saya. Saya belajar banyak hal, terutama dalam mendampingi santri, menjaga kebersihan asrama, serta berinteraksi langsung dengan lingkungan sekolah,” tuturnya.


Penulis: Hikma Patika Sari