Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
[email protected] Portal Akademik Masuk
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Detail Berita
Prodi PBI FTK UIN Alauddin Makassar Hadirkan Akademisi Pakistan dalam Intercultural Sharing Session

Prodi PBI FTK UIN Alauddin Makassar Hadirkan Akademisi Pakistan dalam Intercultural Sharing Session

Gowa - Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Alauddin Makassar menggelar kegiatan Intercultural Sharing Session pada Selasa, 23 September 2025, bertempat di Gedung FTK UIN Alauddin Makassar. Kegiatan ini menghadirkan Dr. Neelam Nisar, Head of Professional Development at Sapphirine Solutions Pakistan serta academic professional yang berfokus pada bidang Leadership, Humanities, dan Social Sciences, sebagai pemateri utama.

Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa PBI dari berbagai angkatan, yakni PBI 2023, 2024, dan 2025. Dalam sesi pemaparan materi, Dr. Neelam Nisar membahas pentingnya komunikasi lintas budaya dalam dunia pendidikan, khususnya bagi calon guru Bahasa Inggris. Ia menjelaskan perbedaan budaya antara Pakistan dan Indonesia, termasuk nilai-nilai sosial, cara berkomunikasi, serta kebiasaan yang dapat memengaruhi proses interaksi dan pembelajaran.

Salah satu peserta, Muh. Iqra Maulana S, yang akrab disapa Iqra, mengungkapkan bahwa materi yang disampaikan sangat relevan dengan kebutuhan mahasiswa PBI sebagai calon pendidik.

“Speaker menjelaskan bagaimana nilai-nilai budaya, cara berkomunikasi, dan kebiasaan sosial dapat memengaruhi proses interaksi serta pembelajaran, khususnya dalam konteks pendidikan bahasa Inggris. Penjelasannya sangat menekankan pentingnya pemahaman lintas budaya agar calon guru mampu beradaptasi dalam lingkungan yang semakin global,” ujarnya.

Iqra juga mengaku merasa antusias selama mengikuti kegiatan tersebut, terlebih karena sesi berlangsung sepenuhnya dalam bahasa Inggris.

“Saya merasa sangat senang dan termotivasi. Sesi ini memberi kesempatan untuk melatih kemampuan listening sekaligus memahami konteks komunikasi lintas budaya. Suasananya juga seru karena kami bisa berdiskusi dan bertanya langsung kepada speaker,” tambahnya.

Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya Prodi PBI dalam memperluas wawasan mahasiswa mengenai pentingnya komunikasi lintas budaya di era globalisasi. Dengan semakin terbukanya interaksi antarnegara, calon guru Bahasa Inggris dituntut memiliki pemahaman yang komprehensif tentang perbedaan budaya agar mampu beradaptasi dan mengajar secara efektif.

Acara berlangsung dengan alur yang sistematis, dimulai dari pembukaan oleh moderator, perkenalan pemateri, penyampaian materi, sesi tanya jawab, hingga penutupan dan sesi foto bersama.

Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa PBI tidak hanya berkembang secara akademik, tetapi juga memiliki perspektif global yang kuat dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan di masa depan.


Penulis: Ashabiqul Arham