Gowa — Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pendidikan Bahasa Inggris (PBI), Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK), Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar mengadakan kegiatan PBI’s Co’Space pada Selasa, 13 Oktober 2026, bertempat di pelataran Fakultas Tarbiyah dan Keguruan. Mengusung tema “How to Build Confidence When Speaking”, kegiatan ini menghadirkan Firqoh Najiyah Ya’la sebagai pemateri dan Nurul Azifah Al Karamah sebagai moderator.
Kegiatan yang diselenggarakan melalui Ministry Learning and Teaching HMJ PBI 2026 ini bertujuan membangun kesadaran mahasiswa bahwa kepercayaan diri dan latihan secara konsisten merupakan hal penting dalam mengembangkan kemampuan berbicara bahasa Inggris. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diajak untuk lebih berani berbicara tanpa terlalu khawatir terhadap pandangan atau penilaian orang lain.
Dalam pemaparannya, Firqoh menjelaskan beberapa hal yang dapat mendukung perkembangan kemampuan speaking, di antaranya pemahaman linguistik, khususnya Phonetics dan Phonology, yang berperan dalam membantu mahasiswa menghasilkan pelafalan yang tepat. Ia juga memperkenalkan Affective Filter Hypothesis, salah satu teori pemerolehan bahasa kedua yang dikembangkan oleh Stephen Krashen, untuk menjelaskan bagaimana faktor emosional dapat memengaruhi proses pembelajaran bahasa.
Selain itu, peserta didorong untuk membiasakan diri berlatih berbicara bahasa Inggris setiap hari. Bagi mahasiswa yang belum memiliki teman berlatih, pemateri menyarankan pemanfaatan teknologi seperti ChatGPT Voice Mode dan Gemini Voice Chat sebagai alternatif untuk melatih kemampuan berbicara.
Suasana kegiatan semakin interaktif melalui sesi Forum Group Discussion (FGD). Dalam sesi tersebut, peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok dan diminta mendeskripsikan benda yang mereka bawa menggunakan bahasa Inggris kepada anggota kelompok masing-masing. Aktivitas ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk mempraktikkan materi secara langsung dalam suasana yang lebih santai.
Kegiatan ini dihadiri oleh pengurus HMJ PBI yang mewakili angkatan 2023 dan 2024, sejumlah mahasiswa angkatan 2025, serta didominasi oleh mahasiswa baru angkatan 2026. Menurut Firqoh, para peserta menunjukkan antusiasme karena tema yang dibahas dekat dengan pengalaman mereka sebagai mahasiswa. Hal tersebut juga terlihat dari munculnya harapan peserta agar kegiatan PBI’s Co’Space dapat kembali dilaksanakan dalam waktu dekat.
Melalui kegiatan ini, Firqoh berharap mahasiswa dapat mulai mengubah pola pikir bahwa belajar bahasa Inggris merupakan sesuatu yang menyenangkan. Ia juga menekankan bahwa kepercayaan diri menjadi salah satu fondasi awal dalam mengembangkan kemampuan berbicara. Dengan demikian, mahasiswa diharapkan dapat membiasakan diri berlatih setiap hari serta memperhatikan artikulasi dan pelafalan yang baik.
Lebih lanjut, ia berharap PBI’s Co’Space tidak hanya menjadi program kerja pada periode kepengurusan HMJ PBI 2026, tetapi dapat terus berlanjut pada periode berikutnya sebagai ruang belajar yang fleksibel dan berkelanjutan. Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah bagi mahasiswa untuk saling mendukung dalam mengembangkan kemampuan berbahasa Inggris di luar ruang perkuliahan.
Penulis: Ashabiqul Arham