PMT-Online. Mahasiswa
Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar kembali menorehkan prestasi
dalam ajang kompetisi ilmiah tingkat nasional. Muh. Albar, mahasiswa Program
Studi Pendidikan Matematika, bersama dua rekannya, Muhammad Arif dari Program
Studi Studi Agama-Agama dan Reyka Nanda Pratama dari Program Studi Teknik
Arsitektur, berhasil meraih Juara 3 dalam Lomba Esai Ilmiah Mahasiswa VETCONE
2026.
VETCONE 2026 atau Veterinary Competition and Innovation
Event merupakan ajang kompetisi dan inovasi yang diselenggarakan oleh Himpunan
Mahasiswa Kedokteran Hewan (HIMAKAHA) Universitas Hasanuddin. Kegiatan ini
mengusung tema “HARMONY: Human, Animal, and Environmental Resilience Mobilized
Nation and Youth” dan menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan
kemampuan akademik, kreativitas, daya kritis, serta inovasi dalam merespons
berbagai tantangan kesehatan.
Lomba Esai menjadi salah satu cabang kompetisi dalam
rangkaian VETCONE 2026 yang terbuka bagi mahasiswa dan pelajar. Dalam
ketentuannya, peserta mahasiswa dapat mengikuti lomba secara berkelompok dengan
jumlah maksimal tiga orang, serta anggota tim dapat berasal dari bidang studi
yang berbeda dalam satu perguruan tinggi.
Perjalanan tim Muh. Albar bersama Muhammad Arif dan Reyka
Nanda Pratama dilakukan melalui beberapa tahapan kompetisi. Setelah melewati
proses seleksi karya, para finalis mengikuti babak final yang dilaksanakan
secara luring pada 29 Agustus 2026. Pada tahap tersebut, finalis diwajibkan
mempresentasikan gagasan esai di hadapan dewan juri dengan alokasi waktu 10
menit untuk presentasi dan 10 menit untuk sesi tanya jawab.
Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, tim yang
beranggotakan tiga mahasiswa lintas program studi tersebut berhasil menempati
posisi Juara 3. Penilaian kompetisi tidak hanya mempertimbangkan kualitas esai,
tetapi juga kemampuan peserta dalam mempresentasikan gagasan. Secara
keseluruhan, penilaian terdiri atas esai sebesar 70 persen dan presentasi
sebesar 30 persen.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa UIN Alauddin
Makassar mampu berkolaborasi lintas disiplin ilmu dan berkompetisi dalam ajang
ilmiah berskala nasional. Capaian tersebut juga menunjukkan pentingnya
kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, serta kemampuan
menyampaikan gagasan sebagai bagian dari pengembangan kompetensi mahasiswa.
Keberhasilan Muh. Albar, Muhammad Arif, dan Reyka Nanda
Pratama diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa UIN Alauddin Makassar
lainnya untuk terus mengembangkan potensi akademik, menghasilkan gagasan
inovatif, serta berani mengambil bagian dalam berbagai kompetisi ilmiah di
tingkat nasional maupun internasional.
Penulis : Dr. Nur Yuliany, M.Si
Editor : Anastasya Istiqamah