Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
ppg.ftk.uin-alauddin.ac.id Portal Akademik Masuk
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Detail Berita
Kaprodi PPG FTK UIN Alauddin Makassar, Dikukuhkan sebagai Guru Besar dalam Bidang Strategi Pembelajaran PAI

Kaprodi PPG FTK UIN Alauddin Makassar, Dikukuhkan sebagai Guru Besar dalam Bidang Strategi Pembelajaran PAI

Gowa — Ketua Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Alauddin Makassar, Prof. Dr. Usman, S.Ag., M.Pd., resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar Tetap UIN Alauddin Makassar dalam Ranting Ilmu/Kepakaran Strategi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), Selasa 29 September 2026. Pengukuhan tersebut dilaksanakan di Gedung Auditorium UIN Alauddin Makassar, Kampus II Samata, bersama dua guru besar lainnya, yakni Prof. Dr. Hj. Sitti Asiqah Usman Ali, Lc., M.Th.I. dalam Ranting Ilmu/Kepakaran Hadis Gender dan Prof. Dr. Susmihara, M.Pd. dalam Ranting Ilmu/Kepakaran Pendidikan Islam Budaya Nusantara.

Dalam pidato ilmiahnya, Prof. Dr. Usman mengangkat judul “Kolaborasi dan Karakter: Menavigasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Berbasis Kooperatif Islami di Tengah Kompleksitas Pembelajaran Abad 21.”

Prof. Usman menyoroti kompleksitas pendidikan pada abad ke-21 yang mewajibkan peserta didik memiliki sejumlah keterampilan dasar, yaitu berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, dan kreativitas. Penguasaan keterampilan kognitif dan teknis tersebut perlu dibarengi dengan fondasi karakter yang kuat. Hal ini menjadi perhatian penting di tengah disrupsi teknologi yang membawa dampak terhadap perkembangan moral dan karakter. Interaksi yang semakin masif di dunia virtual sering kali mengurangi kedalaman interaksi sosial di dunia nyata. Karena itu, dalam konteks PAI, persoalannya bukan sekadar bagaimana mengintegrasikan teknologi dalam ruang kelas, tetapi juga bagaimana menjaga nilai-nilai transendental tetap menjadi ruh dalam setiap aktivitas pembelajaran. Prof. Usman juga menekankan bahwa PAI tidak bisa lagi disajikan secara konvensional monolog. Pembelajaran PAI perlu bertransformasi menjadi proses yang interaktif, kritis, dan kolaboratif.

Dalam pidato ilmiahnya, Prof. Usman menawarkan konsep Sekolah Berbasis Kooperatif Islami. Konsep tersebut merupakan revitalisasi nilai-nilai luhur ajaran Islam, yaitu ta'awun (tolong-menolong), ukhuwah, musyawarah, dan adil. Konsep tersebut diarahkan untuk menggeser paradigma kompetitif menuju paradigma kolaboratif. Sekolah berbasis kooperatif Islami dipandang sebagai ekosistem sekolah yang menjadi ruang inkubasi untuk memupuk kolaborasi dan empati.

Gagasan Prof. Usman tersebut mendapat perhatian dalam sambutan dan arahan Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof. Drs. Hamdan Juhannis, M.A., Ph.D.. Rektor menyampaikan bahwa praktik yang ditawarkan Prof. Usman  dalam gagasan tersebut memiliki basis teori, yaitu teori belajar konstruktivisme dan sejalan dengan arah pembelajaran saat ini, yakni bagaimana peserta didik tidak lagi diarahkan hanya untuk bersaing, tetapi juga bersanding. “Bukan kompetisi, tetapi kolaborasi,” demikian penekanan Rektor dalam menyampaikan arah tersebut. 

Pengukuhan Prof. Dr. Usman sebagai Guru Besar dalam bidang Strategi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam menjadi momentum penting bagi keluarga besar PPG FTK UIN Alauddin Makassar. Sebagai Ketua Program Studi PPG FTK UIN Alauddin Makassar, pengukuhan ini menjadi capaian akademik yang turut memperkuat kiprah dalam bidang yang selama ini menjadi bagian dari pengembangan keilmuan dan pendidikan profesi guru.

Keluarga besar Program Studi Pendidikan Profesi Guru FTK UIN Alauddin Makassar menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Prof. Dr. Usman, S.Ag., M.Pd. atas pengukuhan sebagai Guru Besar Tetap UIN Alauddin Makassar dalam Ranting Ilmu/Kepakaran Strategi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Semoga amanah dan capaian akademik ini menjadi bagian dari pengabdian yang terus memberikan kontribusi bagi pengembangan pendidikan Islam dan pendidikan profesi guru.