FTK Online
– Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin
Makassar menggelar Khataman Quran serentak dalam rangka memperingati Nuzulul
Quran, Ahad (16/3). Kegiatan ini dilaksanakan sesuai dengan instruksi
Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI), yang mengajak umat Islam di
seluruh Indonesia untuk menghidupkan malam turunnya Al-Quran dengan kegiatan
keagamaan.
Kegiatan ini disambut
dengan baik oleh segenap civitas akademika UIN Alauddin Makassar, terkhusus
Fakultas Tarbiyah dan Keguruan sebagai bentuk refleksi dan pengamalan
nilai-nilai Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari. Baik dosen, tenaga
kependidikan, dan mahasiswa yang ditugaskan dalam kegiatan khataman ini terkesan
sangat antusias. Hal ini terlihat dari postingan laporan di group-group WA dan
Google Form yang disiapkan oleh Penanggung Jawab di Fakultas Tarbiyah dan
Keguruan.
Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN
Alauddin Makassar, Dr. H. Andi Achruh, M.Pd.I. menyampaikan bahwa kegiatan Khataman
Quran ini tidak hanya menjadi bentuk ibadah, tetapi juga sarana mempererat spiritualitas
civitas akademika serta meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an.
"Peringatan
Nuzulul Quran menjadi momentum bagi kita semua untuk lebih mendekatkan diri
kepada Allah SWT dan mengamalkan nilai-nilai Al-Quran dalam kehidupan
sehari-hari. Khataman Quran serentak ini diharapkan menjadi langkah kecil namun
bermakna dalam memperkuat keimanan dan ketakwaan kita," ujarnya.
Khataman Quran ini diikuti oleh dosen, mahasiswa, serta tenaga kependidikan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar. Meskipun sebagian besar peserta melaksanakannya dari rumah masing-masing, namun semangat kebersamaan tetap terasa.
Dr. Azizul Hakim, M.Pd.I., salah satu dosen yang ikut ambil bagian dalam kegiatan ini mengungkapkan bahwa kegiatan khataman Al-Qur’an yang diadakan serentak sangat bermanfaat karena salah satu tujuan Ramadhan adalah sebagai Syahruttarbiyah (bulan Pendidikan) bagi umat Islam.
“Semoga umat Islam secara umum menyadari
betapa pentingnya menjadikan Al-Qur'an sebagai Sumber Pendidikan Utama bagi
kehidupan di muka bumi dengan tidak sekadar membacanya tetapi mentadabburi
kandungannya agar betul-betul mendapatkan petunjuk ilahi sebagai pedoman hidup,
Wallahu A'lam”, ucapnya.
Setali dua, Majid dg Rewa, salah satu peserta
dari tenaga kependidikan, mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberikan
pengalaman spiritual yang mendalam.
"Al-Quran bukan
hanya untuk dibaca, tetapi juga harus menjadi pedoman hidup kita. Melalui
kegiatan ini, kita diingatkan kembali akan pentingnya memahami dan mengamalkan
ajaran-Nya," ungkap lelaki yang biasa di sapa Dg Rewa (baca; Daeng).
Dengan terselenggaranya Khataman Al-Qur’an peringatan Nuzulul Quran ini, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar berharap agar semangat mencintai dan memahami Al-Quran semakin tertanam dalam kehidupan civitas akademika serta masyarakat luas.
Oleh: Margono Setiawan