FTK Online - Gowa,
(29/04/2026) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Universitas Islam negeri
(UIN) Alauddin Makassar menerima kunjungan kerja dari Universitas Handayani
Makassar diruang kerja Dekan FTK UIN Alauddin Makassar.
Kunjungan Kerja dan
Penandatanganan MoU antara Universitas Handayani Makassar (UHM) dahulu bernama
STIMIK Handayani dan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar
berlangsung dengan khidmat. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam
memperkuat sinergi antarperguruan tinggi, khususnya dalam bidang pendidikan,
penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Rombongan Universitas Handayani Makassar
dipimpin langsung oleh Rektor, Prof. Dr. Muhammad Yaumi, M.Hum., M.A., yang
turut didampingi oleh Dekan Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial UHM, Dr. Herman,
S.H., M.H., serta Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
(LPPM) UHM, Rijal, S.Sos., M.AP., tim Humas UHM, dan Duta Kampus UHM. Kehadiran
tim disambut hangat oleh jajaran pimpinan FTK UIN Alauddin Makassar mulai dari
Dekan hingga para Wakil Dekan, dalam suasana penuh keakraban dan semangat
kolaboratif.
Dalam sambutannya, Dekan FTK UIN
Alauddin Makassar, Prof. Dr. H. Andi Achruh, M.Pd.I., menyampaikan apresiasi
atas kunjungan tersebut dan menegaskan pentingnya kolaborasi lintas institusi.
“Kami menyambut baik kerja
sama ini sebagai bagian dari upaya memperkuat tridharma perguruan tinggi.
Harapannya, MoU ini tidak hanya menjadi dokumen formal, tetapi benar-benar
diimplementasikan melalui program-program nyata yang berdampak bagi peningkatan
kualitas pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Prof. Muhammad
Yaumi, menyampaikan bahwa kerja sama ini diharapkan dapat membuka ruang
kolaborasi yang lebih luas, khususnya dalam penguatan kapasitas akademik,
pertukaran keilmuan, serta pelaksanaan program-program bersama yang berdampak
langsung bagi masyarakat. Ia juga mengungkapkan bahwa Universitas Handayani
memiliki rencana strategis untuk membuka program studi di bidang pendidikan,
sehingga kerja sama dengan FTK UIN Alauddin Makassar menjadi langkah penting
dalam proses penguatan akademik dan kelembagaan.
“Kami melihat FTK sebagai
mitra yang tepat untuk berbagi pengalaman dan pendampingan dalam pengembangan
program studi pendidikan yang berkualitas,” ujarnya.
Pihak FTK juga menilai bahwa
rencana pembukaan program studi pendidikan oleh Universitas Handayani merupakan
langkah strategis yang perlu didukung melalui kolaborasi, baik dalam aspek
kurikulum, sumber daya manusia, maupun tata kelola akademik.
Penandatanganan nota kesepahaman
(MoU) menjadi puncak dari kegiatan ini, yang menandai dimulainya kerja sama
resmi antara kedua institusi. Diharapkan, sinergi ini tidak hanya berhenti pada
dokumen formal, tetapi dapat diwujudkan dalam berbagai program nyata yang
memberikan kontribusi positif bagi dunia pendidikan dan masyarakat luas.
Kegiatan ditutup dengan sesi
diskusi ringan dan foto bersama sebagai simbol komitmen dan awal dari hubungan
kemitraan yang erat antara Universitas Handayani Makassar dan FTK UIN Alauddin
Makassar.
Oleh: Margono Setiawan