Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
[email protected] Portal Akademik Masuk
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Detail Berita
FTK UIN ALAUDDIN MAKASSAR GELAR WORKSHOP PENYUSUNAN INSTRUMEN SURVEI 9 KRITERIA, SESUAIKAN IAPS 3.0

FTK UIN ALAUDDIN MAKASSAR GELAR WORKSHOP PENYUSUNAN INSTRUMEN SURVEI 9 KRITERIA, SESUAIKAN IAPS 3.0

FTK Online – Makassar, (11/10/2026) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar menyelenggarakan Workshop Penyusunan Instrumen Survei 9 Kriteria Menyesuaikan IAPS 3.0 pada Minggu–Senin, (11–12/10/2026), bertempat di Sultan Alauddin Hotel & Convention, Makassar, Sulawesi Selatan.

Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Dekan I Bidang Akademik FTK UIN Alauddin Makassar, Dr. H. Muhammad Rapi, M.Pd. Workshop tersebut menjadi bagian dari upaya fakultas dalam memperkuat sistem penjaminan mutu akademik, meningkatkan kesiapan menghadapi proses akreditasi, serta menyelaraskan instrumen evaluasi dengan kebutuhan penilaian berdasarkan Instrumen Akreditasi Program Studi (IAPS) 3.0.

Workshop menghadirkan dua narasumber, yakni Dr. Fitriani Nur, S.Pd., M.Pd., dan Dr. Ahmad Ali, S.Pd., M.Pd. Keduanya memberikan penguatan terkait penyusunan instrumen survei sembilan kriteria agar lebih terarah, sistematis, dan relevan dengan kebutuhan evaluasi mutu pendidikan tinggi.

Dalam sambutannya, Wakil Dekan I Bidang Akademik Dr. H. Muhammad Rapi, M.Pd., menekankan pentingnya komitmen bersama dalam membangun budaya mutu di lingkungan fakultas. Penyusunan instrumen survei, menurut arah kegiatan ini, tidak hanya menjadi kebutuhan administratif, tetapi juga bagian dari upaya memastikan evaluasi akademik berjalan secara terukur dan berkelanjutan.

“Peningkatan mutu akademik membutuhkan komitmen bersama, didukung instrumen evaluasi yang tepat, data yang akurat, dan tindak lanjut yang berkelanjutan. Melalui workshop ini, kita berharap budaya mutu di lingkungan FTK semakin kuat,” demikian usulan kutipan redaksional untuk dikonfirmasi kepada Wakil Dekan I.

Kegiatan ini diikuti oleh unsur pimpinan, dosen, dan tenaga kependidikan di lingkungan FTK UIN Alauddin Makassar. Para peserta terlibat dalam proses penguatan pemahaman mengenai penyusunan instrumen survei yang dapat mendukung pengumpulan data, evaluasi capaian, serta identifikasi aspek-aspek yang perlu ditingkatkan dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi.

Penyusunan instrumen survei yang baik memiliki peran penting dalam mendukung proses penjaminan mutu. Instrumen yang terstruktur dapat membantu fakultas menghimpun informasi secara lebih sistematis, mengidentifikasi kebutuhan perbaikan, serta menyediakan dasar bagi pengambilan keputusan yang berbasis data.

Melalui pemaparan materi dan diskusi bersama narasumber, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman peserta mengenai pentingnya kesesuaian instrumen survei dengan kebutuhan evaluasi dan standar akreditasi yang berlaku. Kesamaan persepsi di antara unsur pimpinan, dosen, dan tenaga kependidikan juga menjadi faktor penting dalam mendukung pelaksanaan sistem penjaminan mutu secara konsisten.

Selain itu, workshop ini menjadi ruang koordinasi untuk memperkuat sinergi antarunsur fakultas dalam mendukung peningkatan kualitas tata kelola akademik. Upaya tersebut diharapkan tidak berhenti pada penyusunan instrumen, tetapi berlanjut pada implementasi, evaluasi berkala, dan tindak lanjut yang terukur.

Melalui penyelenggaraan workshop ini, FTK UIN Alauddin Makassar menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan budaya mutu dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan. Penyelarasan instrumen survei dengan IAPS 3.0 diharapkan menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung kesiapan akreditasi program studi sekaligus mendorong peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari ikhtiar FTK UIN Alauddin Makassar untuk mewujudkan tata kelola akademik yang akuntabel, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas lulusan, sejalan dengan visi fakultas dalam mengembangkan pendidikan yang unggul dan berdaya saing.

 

Oleh: Margono Setiawan