FTK Online – Gowa (01/09/2026)
Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Alauddin Makassar menyelenggarakan Workshop
Penguatan Tata Kelola Jurnal Berbasis Penilaian Content Selection and Advisory
Board (CSAB) Scopus. Kegiatan ini berlangsung di Sultan Alauddin Hotel &
Convention, Makassar, Senin, (31/08/2026).
Workshop tersebut menjadi bagian
dari upaya FTK UIN Alauddin Makassar dalam memperkuat kualitas pengelolaan
jurnal ilmiah, khususnya dalam mempersiapkan jurnal agar mampu memenuhi standar
dan kriteria penilaian yang ditetapkan dalam proses seleksi Scopus.
Kegiatan dihadiri oleh pimpinan
FTK, Ketua dan Sekretaris Jurusan/Program Studi (Kajur-Sekjur Prodi), KPM dan
GPM, serta para pengelola jurnal di lingkungan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan
UIN Alauddin Makassar.
Workshop menghadirkan Dr.
Muhammad Anas Ma’arif, M.Pd. sebagai narasumber. Beliau merupakan dosen
Universitas KH. Abdul Chalim Mojokerto Pengalaman narasumber dalam pengelolaan
jurnal menjadi salah satu nilai penting dalam kegiatan ini. Beliau tercatat
sebagai Editor Journal Nazhruna, Editor Munaddhomah, dan Editor Kharisma, yang
ketiganya berkaitan dengan jurnal yang terindeks Scopus.
Dengan pengalaman tersebut,
materi workshop diarahkan pada pemahaman yang lebih praktis dan strategis
mengenai aspek-aspek yang perlu diperhatikan oleh pengelola jurnal dalam
menghadapi proses evaluasi dan seleksi menuju pengindeksan Scopus.
Salah satu materi yang menjadi
perhatian dalam workshop adalah pentingnya membangun distingsi (keunikan)
jurnal melalui aims and scope. Jurnal yang memiliki fokus terlalu luas akan
menghadapi persaingan yang lebih besar dengan jurnal-jurnal lain yang telah
lebih dahulu berada dalam bidang kajian serupa.
Karena itu, pengelola jurnal
didorong untuk memiliki fokus dan ruang lingkup yang spesifik, kuat, serta
memiliki karakteristik yang membedakannya dari jurnal lain. Strategi tersebut
menjadi penting agar jurnal memiliki identitas akademik yang jelas dan mampu
menunjukkan kontribusi yang khas dalam bidang keilmuannya.
Selain aspek aims and scope,
pembahasan juga menyoroti sejumlah faktor penting seperti kualitas editor,
kualitas artikel, sitasi (citeness), keterbacaan oleh komunitas
internasional, serta aspek keagamaan (religious aspect) sebagai bagian
dari penguatan tata kelola jurnal.
Melalui workshop ini, FTK UIN
Alauddin Makassar diharapkan dapat semakin memperkuat kapasitas para pengelola
jurnal dalam memahami standar pengelolaan jurnal bereputasi internasional.
Kegiatan ini juga menjadi ruang
strategis untuk melakukan evaluasi terhadap pengelolaan jurnal yang selama ini
berjalan, sekaligus menyusun langkah pengembangan yang lebih terarah, mulai
dari penguatan editorial board, kualitas dan relevansi artikel, fokus jurnal,
hingga peningkatan visibilitas dan keterbacaan di tingkat internasional.
Workshop ini diharapkan tidak
berhenti pada pemahaman konseptual, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui pembenahan
tata kelola dan peningkatan kualitas jurnal secara berkelanjutan, sehingga
jurnal-jurnal di lingkungan FTK UIN Alauddin Makassar semakin siap menghadapi
persaingan akademik di tingkat nasional maupun internasional.
Dengan penguatan tata kelola
berbasis standar dan penilaian CSAB Scopus, FTK UIN Alauddin Makassar terus
mendorong jurnal-jurnalnya untuk tumbuh menjadi publikasi ilmiah yang
berkualitas, memiliki distingsi yang kuat, dan berdaya saing di tingkat global.
Oleh: Margono Setiawan