FTK Online - Gowa,
(05/10/2026) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Alauddin Makassar
menggelar Workshop Penyamaan Persepsi Dosen Pembimbing, Koordinator Sekolah,
dan Guru Pamong Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) 2 Reguler Tahun Akademik
2026/2027, Jumat, (02/10/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00
WITA tersebut dilaksanakan secara hybrid, dengan pelaksanaan luring bertempat
di Ruang Senat FTK UIN Alauddin Makassar dan peserta lainnya mengikuti kegiatan
secara daring melalui Zoom Cloud Meeting.
Workshop ini dibuka oleh Wakil
Dekan I Bidang Akademik FTK UIN Alauddin Makassar, Dr. H. Muhammad Rapi, M.Pd.
Kegiatan diikuti sejumlah dosen FTK serta guru dari sejumlah sekolah di wilayah
Makassar dan Gowa yang berperan sebagai mitra dalam pelaksanaan PLP 2.
Dalam sambutannya, Dr. H.
Muhammad Rapi menekankan pentingnya penyamaan persepsi seluruh pihak yang
terlibat dalam pelaksanaan PLP 2. Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya
bergantung pada mahasiswa, tetapi juga membutuhkan sinergi antara dosen pembimbing,
koordinator sekolah, dan guru pamong.
“Penyamaan persepsi ini menjadi
hal yang sangat penting agar seluruh pihak memiliki pemahaman yang sama
mengenai pelaksanaan PLP 2. Dosen pembimbing, koordinator sekolah, dan guru
pamong memiliki peran masing-masing yang harus berjalan secara sinergis untuk
memberikan pengalaman lapangan yang terbaik bagi mahasiswa,” ujar Dr. H.
Muhammad Rapi.
Setali dua, Dr. Nursalam, S.Pd.,
M.Si., selaku Ketua Pelaksana, juga berharap pelaksanaan PLP 2 dapat menjadi
ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi kependidikan
secara langsung di lingkungan sekolah.
“PLP 2 merupakan bagian penting
dalam proses pendidikan calon guru di FTK UIN Alauddin Makassar. Melalui
program ini, mahasiswa tidak hanya dituntut memahami teori pembelajaran yang
diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga mendapatkan pengalaman nyata dalam
menjalankan berbagai aktivitas kependidikan di sekolah”. Ujar ketua prodi
Pendidikan Matematika tersebut.
Kehadiran guru dari sejumlah
sekolah di Makassar dan Gowa dalam workshop tersebut menunjukkan pentingnya
keterlibatan sekolah mitra dalam mendukung proses pembentukan kompetensi
mahasiswa.
Melalui forum penyamaan persepsi,
dosen pembimbing dan guru pamong dapat membangun komunikasi yang lebih efektif
terkait pola pendampingan, tugas mahasiswa, mekanisme pelaksanaan, serta
evaluasi selama kegiatan PLP 2 berlangsung.
Koordinator sekolah juga memiliki
posisi strategis dalam memastikan mahasiswa dapat beradaptasi dengan lingkungan
sekolah serta memperoleh kesempatan untuk mengembangkan pengalaman profesional
sebagai calon pendidik.
Pelaksanaan kegiatan secara
hybrid turut memberikan ruang partisipasi yang lebih luas bagi guru dan pihak
sekolah mitra yang tidak dapat hadir secara langsung di Ruang Senat FTK. Dengan
demikian, koordinasi tetap dapat dilakukan secara efektif melalui platform
Zoom.
Workshop Penyamaan Persepsi ini
diharapkan menjadi langkah awal yang kuat dalam memastikan pelaksanaan PLP 2
Reguler Tahun Akademik 2026/2027 berjalan terarah, terkoordinasi, dan
sesuai dengan tujuan pembelajaran lapangan.
Melalui kolaborasi antara FTK UIN
Alauddin Makassar dengan sekolah-sekolah mitra, program PLP 2 diharapkan mampu
memberikan pengalaman profesional yang bermakna bagi mahasiswa sekaligus
memperkuat kontribusi fakultas dalam menyiapkan calon guru yang kompeten,
profesional, dan adaptif terhadap kebutuhan pendidikan di masa depan.
Oleh: Margono Setiawan